Sabtu, 02 Juli 2011

Kesehatan Reproduksi Remaja Bagi Anak Sekolah

Mengingat pentingnya pemahaman yang benar dalam era kebebasan informasi saat ini dan fenomena yang mulai bergeser tentang kesehatan reproduksi maka Puskesmas Mondokan melalui Pusat Promosi Kesehatan Puskesmas Mondokan melaksanakan kegiatan Pendidikan Kesehatan Remaja Usia Sekolah (SMP/MTs/SMA/SMK) di Kecamatan Mondokan. Kegiatan dalam jangka pendek bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja usia sekolah tentang reproduksi sehat, sehingga secara mandiri meningkatkan pemahaman dan kebutuhan mereka akan informasi kesehatan reproduksi dari sumber yang akurat.
Jangka panjang diharapakan agar remaja usia sekolah memiliki benteng dalam perilaku reproduksi mereka selanjutnya.
Perkembangan manusia pada masa remaja yang dinamis menimbulkan konsekuensi perubahan fisik dan mental yang pasti akan dialami setiap remaja. Sebuah fenomena yang mungkin menyimpang dapat terjadi karena ketidaktahuan atau kondisi yang memaksa.
Informasi tentang perkembangan pada tahap remaja tersebut disampaikan secara gamblang oleh dr. Nengah Adnyana Oka M., M.Kes dengan beberapa ilustrasi sehingga peserta memperoleh informasi yang dapat dipercaya tentang reproduksinya.
Akibat perubahan perkembangan fisik dan mental masa remaja timbullah efek samping yang bila dikelola secara salah cenderung membekas dan menjadi faktor penyulit bagi masa depan remaja. Fenomena kehamilan sebelum nikah, merokok, penyalahgunaan narkotika, merupakan implikasi kodrati bila perkembangan remaja dikelola secara salah. Efek sampingan seperti narkotika pada remaja disampaikan juga diikuti bahaya merokok dipaparkan oleh Fuad nashruddin diakhiri implikasi merokok bagi kesehatan gigi dan mulut oleh drg. Erlangga.
Kegiatan pendidikan kesehatan bagi remaja dilaksanakan secara simultan dan akan dilakukan penyegaran kembali setiap 6 bulan. Semoga dapat menjadi salah satu upaya kita menciptakan warga negara yang berkualitas.