Tugas pokok dan fungsi Puskesmas Mondokan salah satu diantaranya adalah melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan penyakit (menular maupun tidak menular). Program tersebut diwujudkan salah satunya dengan pembentukan Tim Siaga KLB oleh kepala puskesmas. Tim bertugas sebagai tim gerak cepat bila di wilayah kerja Puskemas Mondokan ditemukan kejadian luar biasa sehingga dapat menghindarkan timbulnya wabah.
Contoh unjuk kerja Tim Siaga KLB Puskesmas Mondokan ditunjukkan saat masyarakat memberikan laporan kejadian sapi mati di Desa Jekani RT. 5 Kecamatan Mondokan Sragen pada hari Sabtu, 9 Juli 2011 kemarin.
Setelah masyarakat memberikan laporan tentang kejadian tersebut melalui Bidan Desa Jekani, Tim Siaga KLB Puskesmas Mondokan segera berkoordinasi dengan Camat dan Dinas Peternakan Kecamatan Mondokan. Hasil koordinasi awal menunjukkan bahwa sapi mati telah dilakukan penanganan oleh Tim Dinas Peternakan Kabupaten Sragen yang menyertakan dokter hewan. Penyebab kematian diduga karena terjerat tali dan kondisi gizi buruk.
Sebagai bentuk pencegahan terhadap wabah yang mungkin timbul maka Tim Siaga KLB Puskesmas Mondokan melakukan prosedur standar penanganan KLB yang meliputi pendirian posko, promosi kesehatan dan surveilence epidemiologi. Langkah pencegahan lanjutan berupa kuratif akan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi.
Tim Siaga KLB Puskesmas Mondokan dalam pelaksanaan surveilence epidemiologi selama masa inkubasi tidak menemukan keluhan baik tanda dan gejala yang mengarah kepada klinis penyakit tertentu akibat sapi.
Kegiatan tersebut salah satu contoh kesigapan Puskesmas Mondokan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam bidang pencegahan dan pemberantasan penyakit.
Semoga tidak terjadi wabah di Kecamatan Mondokan khususnya serta Kabupaten Sragen secara umum.