Selasa, 09 Agustus 2011

Bidan Berjiwa Wirausaha


Bidan Tri Suryanti, A.M.Keb tinggal di Sine Sragen salah seorang bidan di Puskesmas Mondokan yang memiliki jiwa wirausaha.

Mulut Sehat dan Segar Di Bulan Puasa


Pada dasarnya menjaga kesehatan gigi dan mulut itu sangat penting karena gigi mempunyai banyak fungsi yang bermanfaat bagi tubuh kita. Salah satu fungsi gigi yaitu sebagai fungsi pengunyahan yang membuat makanan terlumat halus sehingga sistem pencernaan akan bekerja secara optimal.

Di bulan puasa ini kita sering mengalami permasalahan seputar kesehatan mulut terutama bau mulut. Hal ini disebakan karena kondisi mulut kita yang berkurang aktivitasnya sehinggga menyebabkan kondisi mulut menjadi kering. Kondisi seperti ini seringkali membuat kita kurang percaya diri ketika berbicara dengan rekan kerja maupun orang-orang sekitar kita sehingga menghambat kinerja kita di kantor maupun pergaulan kita di luar.

Menurut etiologinya bau mulut di pengaruhi oleh faktor fisiologis dan faktor patologis. Bau mulut bisa timbul pada orang yang mengkonsumsi makanan dengan aroma tajam seperti bawang merah, bawang putih, jengkol, dan durian. selain itu kondisi orang dengan penyakit hati kronis, Diabetes melitus dan penyakit kronik lainnya biasanya mempunyai bau mulut yang khas.

Ada beberapa tips untuk menjaga agar nafas kita tetap segar selama bulan puasa, pertama sikat gigi setelah sahur, dan sebelum tidur dengan pasta gigi berfluoride, sehingga sisa-sisa makanan yang terselip pada gigi dapat hilang, serta jangan lupa untuk menyikat punggung lidah karena lidah juga sebagai tempat bersarangnya bakteri. Pemakaian Obat kumur juga dianjurkan agar kebersihan mulut bertambah sempurna, namun perlu diperhatikan pemakaian obat kumur karena pemakaian yang berlebihan akan menyebabkan keseimbangan flora normal berubah, sebaiknya pemakaian obat kumur digunakan sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada kemasan. Kedua kurangi berbuka puasa dengan makanan yang beraroma tajam seperti contoh diatas dan dianjurkan banyak mengkonsumsi buah setelah makan seperti pisang, apel, semangka sebagai makanan pencuci mulut.

Selain itu perlu diperhatikan kondisi gigi. Kondisi mulut dengan karang/kerak gigi yang menumpuk dan gigi yang berlubang parah serta berlangsung lama juga dapat menyebabkan mulut kita mengeluarkan bau yang tidak enak karena gas pembusukan yang dikeluarkan oleh bakteri yang bersarang pada gigi berlubang. Untuk kondisi seperti ini perlu dilakukan perawatan oleh dokter gigi sehingga gigi dapat dibersihkan karang giginya dan dilakukan penambalan gigi.

Puskesmas Mondokan, Sragen pada bulan april 2011 telah kedatangan karyawan baru seorang dokter gigi. Diharapkan dengan adanya dokter gigi pelayanan kesehatan gigi untuk masyarakat mondokan semakin baik. poli gigi puskesmas mondokan melayani pemeriksaan gigi berkala, pencabutan gigi susu dan gigi dewasa serta penambalan gigi berlubang.

created by drg. erlangga
puskesmas mondokan